Sediakan database SQL Server (sudah pasti), contohnya database
dbmahasiswa, dengan tabelnya tbmahasiswa. Jangan lupa untuk menambahkan
user owner dari database ini, kita anggap ownernya adalah user sa dengan
password as, setelah itu siap, berarti kita harus mempersiapkan koneksi ODBC nya dengan menggunakan control panel. Gunakan perintah Start > Control Panel > Administrative Tools > Data Sources (ODBC).
Ini akan memunculkan jendela ODBC Data Source Administrator. Klik tombol Add untuk
menambahkan data source baru, sehingga muncullah jendela Create New
Data Source , gulung layar kebawah untuk memilih SQL Server dari daftar
driver yang disediakan. kemudian klik finish, setelah itu akan muncul
jendela Create a New Data Source to SQL Server. Isikan nama datasource pada isian Name, contoh nya dsnMhs, sedangkan isian Server diisi sesuai dengan server yang terinstall pada komputer/ jaringan, kemudian klik tombol Next.
Pada layar berikutnya, aktifkan option With SQL Server Authentication
.., sehingga login id dan passwordnya menjadi aktif, isikan login id=sa
dan password=as sesuai dengan user yang terdapat pada database (pada
contoh diatas menggunakan user tersebut). Kemudian klik next, dan klik
checklist Change default database to menjadi dbmahasiswa, kemudian klik
next, dan finish. Jangan lupa mengklik test data source untuk mengecek
setingan kita sudah benar atau belum. Kemudian klik Ok, sehingga kembali
ke layar yang pertama, namun sekarang sudah ada datasource baru dengan
nama dsnMhs yang kita buat sebentar ini.
Langkah selanjutnya adalah membuat laporan, buka Crystal Report
Designer, pilih New Report > Standard > SQL / ODBC. Kemudian dari
list yang muncul pilih ODBC - dsnMhs, kemudian klik ok, sehingga muncul
prompt password, ketikkan login id sa, password as (atau sesuai dengan
setingan yang anda buat). Setelah itu akan muncul tabel-tabel yang
dimiliki database dbmahasiswa, pilih tbmahasiswa dengan mengklik add,
kemudian klik done, tambahkan field-field yang diinginkan dan klik
preview report. Kemudian set report sesuai dengan kebutuhan tampilan si
pengguna. Simpan report dengan nama report1.rpt.
Langkah terakhir adalah membuat program visual basicnya, buka sebuah
Visual Basic Enterprise Edition, kemudian tambahkan control Crystal
Report dengan menggunakan menu project > components atau CTRL + T,
checklist Crystal Report Control. Masukkan crystal report control
kedalam form1, kemudian tambahkan sebuah command button, dengan caption
"tampil" dan nama "cmdTampil". Double click cmdTampil dan ketikkan kode
berikut ini:
CrystalReport1.ReportFileName = App.Path & "\report1.rpt"
CrystalReport1.Connect = "DSN=dsnmhs;UID=sa;PWD=as;database=dbmahasiswa"
CrystalReport1.Action = 1
tentu saja pada property connect, DSN UID dan PWD serta database
disesuaikan dengan settingan masing-masing dsn yang dibuat, nama dan
password user di sql server, serta database dengan nama database.
Keterangan:
DSN=nama dsn yang dibuat pada langkah yang pertama
UID = nama pengguna di SQL server, saya mencontohkan dengan nama sa
PWD= password pengguna di SQL server tadi, saya mencontohkan dengan as
database= nama databaase yang digunakan, pada contoh digunakan dbmahasiswa
No comments:
Post a Comment